Gangguan Kesehatan Mental pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

Gangguan Kesehatan Mental pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

Gangguan Kesehatan Mental pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya – ibu hamil merupakan keadaan perempuan yang sedang mengandung sehat secara emosional maupun psikologis, yang mana hidupnya akan jadi lebih berkualitas, sehingga bayi dalam kandungannya tidak akan mengalami gangguan. Menurut penelitian yang di lakukan oleh Giebert, Moerland, Frattarelli, Onoye, Matsu. Kesehatan mental saat mengandung dapat di lihat dari empat hal, yaitu konsumsi rokok, konsumsi alkohol, serta adanya kemungkinan depresi dan kecemasan. Depresi dan kecemasan memiliki risiko tertinggi karena bisa menyebabkan tindakan aborsi dan bunuh diri pada ibu hamil.

Image result for Gangguan Kesehatan Mental pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

Depresi

Pada ibu hamil merupakan gangguan mental yang paling umum terjadi pada trimester pertama dan ketiga. Jika tidak di atasi dengan baik, gangguan ini dapat memicu munculnya gejala gangguan kesehatan mental lainnya.  Seperti gangguan kecemasan, gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan gangguan makan. Cara penanganan bila ibu hamil mengalami depresi adalah dengan adanya peranan keluarga yang sangat besar, seperti memberi perhatian dan kasih sayang, sehingga ibu hamil merasa di sayangi dan tidak merasa sendirian menjalani kehamilannya.

Serangan panik

Melansir dari http://icilachine.com/  terjadi ketika rasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba muncul pada ibu hamil. Hal ini dapat muncul dari rasa cemas dan stres yang di tandai dengan meningkatnya hormon kortisol.  Yang dapat mempengaruhi perkembangan janin jika tidak di tangani dengan baik. Penanganan gangguan ini dapat di lakukan meskipun tanpa konsumsi obat-obatan, seperti melakukan terapi perilaku kognitif dan suportif yang dapat mengubah pola pikir ibu hamil.  Sehingga dapat mencari solusi atas masalah yang terjadi secara mandiri. Bisa juga dengan menerapkan teknik relaksasi, penerapan sleep hygiene sehingga tercipta kebiasaan tidur yang lebih sehat, dan pengaturan pola makan.

Gangguan obsesif kompulsif (OCD)

Yang membuat ibu hamil perlu merasa melakukan suatu tindakan berulang-ulang, yang mana bila tidak di lakukan akan mengalami kecemasan atau ketakutan. OCD cukup sulit di kendalikan dan biasanya muncul pada awal periode kehamilan. Berdasarkan penelitian berjudul “Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk Mengatasi Gangguan Obsesif Kompulsif” dalam Jurnal Ilmiah Psikologi terapan. Terapi perilaku kognitif (CBT) terbukti efektif dalam mengurangi gejala OCD.  Yang di tunjukkan dengan menurunnya tingkat kecemasan, pemikiran negatif, dan perilaku kompulsif pada pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *