Abu Dhabi Buka Pintu untuk Turis Asing, Ini Syaratnya

Abu Dhabi Buka Pintu untuk Turis Asing, Ini Syaratnya

Abu Dhabi Buka Pintu untuk Turis Asing, Ini Syaratnya

Abu Dhabi Buka Pintu untuk Turis Asing, Ini Syaratnya – Kantor layanan imigrasi Uni Emirat Arab (UEA) memastikan Abu Dhabi membuka pintu lagi untuk wisatawan asing. Itu bahkan sudah mulai tengah pekan ini.
Abu Dhabi menutup pintu bagi turis asing sejak Maret 2020. Langkah itu lakukan untuk memutus rantai penularan COVID-19.

Setelah enam bulan, Abu Dhabi mengizinkan turis asing untuk masuk lagi. Tepatnya, mulai 24 September. Otoritas Federal untuk Identitas dan Kewarganegaraan menyebut langkah itu untuk mendukung pemulihan wisata dan ekonomi negara.

Keputusan itu umumkan pemerintah melalui kantor berita UEA, WAM. kutip dari https://buycheapmichaelkorsoutlet.com/ , UEA bakal mengeluarkan visa berbagai kebutuhan dengan pengecualian izin kerja bagi orang yang pindah ke UEA untuk pertama kalinya
Abu Dhabi telah menjalankan serangkaian peraturan yang berbeda dengan Dubai, yang memiliki layanan imigrasinya sendiri. Dubai juga telah sudah lebih dulu mengizinkan wisatawan untuk kembali, yakni pada bulan Juni.

Salah satu aturan khususnya adalah turis yang masuk ke Abu Dhabi adalah dengan mewajibkan turis memakai gelang elektronik. Itu untuk melacak ketertiban turis dalam melaksanakan karantina selama 14 hari.

Seperti turis lain yang masuk UEA, mereka yang melancong ke Abu Dhabi juga harus menjalani tes PCR sebelum terbang dari negara asal.

Abu Dhabi yang merupakan pusat pemerintahan UEA memang tak semodern Dubai. Abu Dhabi lebih konservatif ketimbang Dubai. Tapi, Abu Dhabi juga memiliki spot wisata yang tak kalah keren dari Dubai.
Abu Dhabi telah menjalankan serangkaian peraturan yang berbeda dengan Dubai, yang memiliki layanan imigrasinya . Dubai juga telah sudah lebih dulu mengizinkan wisatawan untuk kembali, yakni pada bulan Juni.

Salah satu aturan khususnya adalah turis yang masuk ke Abu Dhabi adalah dengan mewajibkan turis memakai gelang elektronik. Itu untuk melacak kedisiplinan turis dalam melaksanakan karantina selama 14 hari.

Seperti turis lain yang masuk UEA, mereka yang melancong ke Abu Dhabi juga harus menjalani tes PCR sebelum terbang dari negara asal.Seperti yang dtuturkan kepada  daftar live22

Abu Dhabi yang merupakan pusat pemerintahan UEA memang tak semodern Dubai. Abu Dhabi lebih konservatif ketimbang Dubai. Tapi, Abu Dhabi juga memiliki spot wisata yang tak kalah keren dari Dubai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *