IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 5.000

IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 5.000

IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 5.000

IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 5.000 – Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.939,84 Sedangkan terendah 4.894,12. Sebanyak 192 saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 36 saham melemah dan 96 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 28.151 kali dengan volume perdagangan 324 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 436 miliar.

Investor asing jual saham Rp 12,35 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.220.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor yang melemah yaitu sektor infrastruktur yang turun 1,28 persen.

Sebanyak 180 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 229 saham sehingga menahan laju penguatan bursa saham. Di luar itu, 156 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 591.955 kali dengan volume perdagangan 8,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,9 triliun.

Investor asing jual saham Rp 467 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.266.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor menguat dan lima sektor melemah. Sektor yang menguat antara lain perkebunan, industri dasar, keuangan, perdagangan dan manufaktur.

Sedangkan sektor yang melemah antara lai pertambangan, aneka industri, barang konsumsi, kontruksi dan infrastruktur.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor industri dasar yang melonjak 1,57 persen. Kemudian disusul oleh sektor manufaktur yang naik 0,85 persen dan sektor aneka industri menguat 0,82 persen.

Pergerakan Saham

Saham-saham yang menguat antara lain YPAS naik 23,48 persen ke Rp 610 per saham, MARI naik 15,07 persen ke Rp 84 per lembar saham dan POLA naik 13,46 persen ke Rp 59 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain ANJT yang turun 6,91 persen ke Rp 458 per lembar saham, IFII melemah 6,87 persen ke Rp 163 per lembar saham dan HDFA anjlok 6,71 persen ke Rp 139 per lembar saham.

Saham yang menguat diantaranya GHON yang naik 24,21 persen ke Rp 1.975 per saham, ARTO naik 24,21 persen ke Rp 1.170 per saham dan VRNA naik 21,36 persen ke Rp 125 per saham.

Saham yang melemah antara lain YPAS yang turun 6,88 persen ke Rp 460 per lembar saham, BRNA melemah 6,88 persen ke Rp 1.015 per lembar saham dan TFCO turun 6,86 persen ke Rp 380 per lembar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *