Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran Kenaikan Kasus Positif Covid-19

Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran Kenaikan Kasus Positif Covid-19

Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran Kenaikan Kasus Positif Covid-19

Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran Kenaikan Kasus Positif Covid-19 – Nilai rupiah rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan hari ini. Kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus positif Covid-19 menekan nilai rupiah.

Mengutip Bloomberg, Rabu (1/7/2020), rupiah dibuka di angka 14.245 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.265 per dolar AS. Tetapi menjelang siang ini, rupiah melemah ke 14.319 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.245 per dolar AS hingga 14.319 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 2,88 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.341 per dolar AS, nilai rupiah melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.302 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah kembali tertekan seiring kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus positif Vocid-19.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu, mengatakan kekhawatiran melambatnya pemulihan ekonomi karena masih meningginya kasus positif COVID-19 akan menekan pergerakan aset berisiko.

Selain itu, lanjut Ariston, pengesahan UU Keamanan Hong Kong berpotensi meningkatkan ketegangan antara AS dan China, yang juga akan memberikan sentimen negatif ke aset berisiko.

“Rupiah bisa tertekan dengan sentimen negatif tersebut,” ujar Ariston dikutip dari Antara.

Dari domestik, hari ini akan dirilis data inflasi Indonesia Juni 2020. Apabila menunjukkan angka yang lebih rendah di bawah dua persen (yoy), yang mengindikasikan aktivitas ekonomi Indonesia melambat, juga bisa memberikan sentimen negatif ke rupiah.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi kembali melemah dengan kisaran 14.150 per dolar AS hingga 14.330 per dolar AS.

Sri Mulyani Prediksi Rupiah di Kisaran 15.300 per Dolar AS pada 2021.

Sri Mulyani menjelaskan, sejak awal tahun hingga hari ini nilai tukar rupiah sudah terdepresiasi 8,9 persen. Namun dalam catatan dia, gerak nilai tukar pada minggu kedua April ini masih lebih kuat jika dibandingkan dengan posisi Maret lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *