WIKA Pastikan Proyek Bandara Sultan Hasanuddin Rampung September

WIKA Pastikan Proyek Bandara Sultan Hasanuddin Rampung September

WIKA Pastikan Proyek Bandara Sultan Hasanuddin Rampung September

WIKA Pastikan Proyek Bandara Sultan Hasanuddin Rampung September – Proyek pembangunan Bandara Sultan Hasanuddin baru mencapai 51 persen. Namun, hingga saat ini masih dalam proses finishing dan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).

“Proyek ini telah menargetkan selesai pada September 2021,” ujar Direktur Utama PT Wijaya Karya (WIKA) Agung Budi Waskito dalam keterangan tertulis.

1. Bandara akan perluas tiga kali lipat untuk menampung 15,6 juta penumpang

Pembangunan bandara tersebut melibatkan entitas anak.  Antaranya WIKA Beton untuk suplai beton readymix dan beton precast, WIKA Gedung untuk lingkup pekerjaan struktur, WIKA Rekayasa Konstruksi untuk instalasi MEP, serta WIKA IKON untuk pekerjaan struktur baja spaceframe.

“Nantinya bandara ini akan tiga kali lipat lebih luas dari yang semula 51.005 meter persegi menjadi 166.005 meter persegi untuk menampung 15,6 juta penumpang setiap tahunnya,” jelasnya.

2. WIKA juga menggarap proyek Kabel Laut

Selain itu, kata Agung, progres pembangunan signifikan juga turut mencatatkan pada proyek Pengerjaan Kabel Laut 150 kV Sumatera-Bangka. Namun pada proyek ini, WIKA dalam konsorsium bersama Furukawa Electric Co., Ltd dipercaya PLN. PLN akan melaksanakan konstruksi pemasangan kabel bertegangan 150 kV sepanjang 36 kilometer pada kedalaman laut 45 meter.

“Terpasangnya kabel laut ini akan menghadirkan energi yang efisien bagi Bangka sekaligus mengurangi ketergantungan energi minyak/diesel yang dialihkan menjadi energi batu bara,” ungkapnya kata Agung.

Sebagai portofolio baru pada bidang Engineering, Procurement and Construction (EPC), WIKA -Furukawa mampu mencatatkan progres 8,5 persen atau lebih tinggi 1,5 persen dari rencana. Pengerjaannya penargetannya selesai pada awal 2022.

3. WIKA juga berinvestasi pada proyek Tol Serang Panimbang

Sementara itu, dalam mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung, Banten, WIKA juga hadir dengan portofolio investasinya yaitu Tol Serang Panimbang.

Jalan Tol ini membentang sepanjang 83,67 KM yang pengerjaannya membagi menjadi dua seksi yaitu seksi 1 sepanjang 26,5km. Menghubungkan Serang-Rangkasbitung dan seksi 2 sepanjang 24,1 KM dari Rangkasbitung-Cileles

“Pembangunan Seksi I kini mencapai 73,40 persen dan kami targetkan selesai pada semester I 2021,” ujar Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *